Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Delapan Pemain Bulutangkis Dunia Terancam Sanksi Karena Diduga 'Main Sabun'


Federasi Bulutangkis Dunia (Badminton World Federation-BWF) sedang menyelidiki dugaan 'main sabun' yang dilakukan oleh delapan pemain dunia di Olimpiade 2012.

Kedelapan pemain itu terdiri dari dua ganda putri Korea Selatan serta satu ganda putri Cina dan Indonesia. Keempat ganda tersebut akan dihukum karena tidak bermain dengan sungguh-sungguh dan mencederai nilai-nilai sportivitas dalam olahraga.

Kasus ini bermula dari pertandingan laga terakhir penyisihan Grup A cabang bulutangkis nomor ganda putri, Selasa (31/7) atau Rabu (1/8) dinihari WIB, di Wembley Arena. Saat itu ganda putri Cina, Yu Yang/Wang Xiaoli berhadapan dengan ganda putri Korea Selatan, Jung Kyung-eun/Kim Ha-na.

Wang/Yu kalah 14-21, 11-21 dari Jung/Kim. Kekalahan itu diduga di sengaja agar Wang/Yu tidak bertemu ganda putri Cina lainnya, Tian Qing/Zhao Yunlei di semi final. Bahkan wasit Thorsten Berg sampai harus turun ke lapangan dan memperingatkan ganda putri Cina tersebut.

Kedua pemain Cina itu terlihat secara sengaja melakukan serve asal-asalan. Shuttlecock mereka juga berulang kali terkena net atau pukulan mereka melebar ke luar lapangan dengan 'mudah'.

Bahkan penonton di Wembley Arena pun tak jarang berteriak 'boo' karena kecewa melihat permainan Wang/Yu, seperti yang diberitakan oleh BBC.co.uk, Rabu (1/8).

Jika Wang/Yu menang dan menjadi juara Grup A maka peluang bertemu Tian/Zhao di semi final sangat besar. Dan skenario All-China Final di nomor ganda putri pun akan kandas.

Pasangan Tian/Zhao menempati peringkat kedua Grup D setelah kalah dari ganda putri Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter-Juhl di laga terakhir.

Kalahnya Wang/Yu berimbas ke pertandingan terakhir Grup C yang mempertemukan Meiliana Jauhari/Greysia Polii (Indonesia) melawan Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea Selatan).

Pertandingan itu berjalan janggal karena kedua ganda seperti tak mau menang. Mereka sepertinya ingin menghindari Wang/Yu di perempat final. Wasit Thorsten Berg bahkan sampai harus mengeluarkan kartu hitam di laga itu sebagai tanda mendiskualifikasi kedua ganda.

Namun Berg mencabut keputusannya akibat diprotes oleh kedua kubu.

Meiliana/Greysia akhirnya kalah pada laga itu dengan skor 21-18, 14-21, 12-21. Mereka menduduki peringkat dua Grup C dan akan menantang Jung/Kim di perempat final, seperti yang dilansir oleh Detiksport, Rabu (1/8).

sumber
»»  Readmore..

Posted in , | Leave a comment

Teves Bikin Ulah Lagi, Pasang Poster 'RIP Fergie'

Aksi striker Manchester City Carlos Tevez yang membawa poster bertuliskan ''R.I.P. Fergie'' membuat pihak klub pusing. Gara-gara ulah Tevez tersebut pihak City secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Manchester United dan pelatihnya Sir Alex Ferguson.


Aksi Tevez itu dilakukan ketika melakukan pawai merayakan keberhasilan City menjadi juara Liga Primer Inggris. Di atas bus, Tevez terlihat mengangkat sebuah poster tertulis "R.I.P. Fergie" di atas kepalanya. Aksi itu dilakukannya di hadapan 100 ribu fans di kota Manchester, Senin waktu setempat.

"Penciptaan ungkapan itu sangat tercela ditambah juga dengan mengangkatnya, tentunya Tevez sudah melakukan senbuah kesalahan yang tak terkira," demikian bunyi pengumuman dari pihak City.

"Untuk itu kami ingin meminta maaf kepada Sir Alex Ferguson dan Manchester United atas tindakan atau hal yang membuatnya menjadi tak nyaman."

Ulah dari Tevez tak lepas dari kejengkelannya pada Fergie. Ia telah meninggalkan United pada 2009 setelah merasa tidak bahagia di bawah asuhan Fergie.

Sementara itu Tevez juga mengakui telah alpa atas tindakannya yang menyerang mantan pelatihnya tersebut.

"Saya larut dalam momentum kegembiraan dan saya tidak bermaksud melecehkan Sir Alex Ferguson yang saya hargai sebagai seorang pria maupun pelatih," ujarnya.

sumber
»»  Readmore..

Posted in | Leave a comment

Bayern Munchen Bungkam Real Madrid Lewat Adu Pinalti

Lewat drama adu penalti Real Madrid tersingkir dari semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (26/4/2012) dini hari WIB. Ronaldo, Ricardo Kaka dan Sergio Ramos gagal mengeksekusi saat adu penalti.


Pelatih Bayern Munchen, jupp Heynckes benar-benar girang pada kemenangan yang didapat timnya. Ia bangga dengan menyebut timnya sensasional.

"Ini adalah malam yang menakjubkan. Kami punya masalah di 15 menit pertama. Tapi, setelah gol ktim kami bermain mendominasi. Kami sensasional," katanya usai pertandingan.


Bayern Munchen pun melaju ke final yang kebetulan dihelat di kandangnya sendiri. Allianz Arena pada 18 Mei nanti. Lawan Bayern Munchen adalah The Blues Chelsea yang sehari sebelumnya sudah memastikan tiket dengan menyingkirkan Barcelona. Derita bagi sepakbola Spanyol. Dua tim semifinalisnya, Real Madrid dan Barcelona sama-sama tersingkir.

Bermain 90 menit di waktu normal, skor pertandingan 2-1. Artinya kedudukan agregat imbang 3-3 karena pada pertandingan seminggu sebelumnya di Allianz Arena Bayern menang 2-1. Penentuan pemenang lalu dilanjutkan dengan dua kali 15 menit perpanjangan waktu. Tak ada gol tercipta, alhasil drama adu penalti pun dihelat.


Jalannya Pertandingan

Tuan rumah Real Madrid membuka gol lebih dulu lewat titik putih yang dieksekusi Ronaldo.

Real Madrid mendapat hadiah tendangan penalti setelah Alaba menyentuh bola dengan tangannya hasil tembakan Di Maria di menit ke-6. Alaba juga diganjar kartu kuning dan tak bisa bermain pada laga final jika Bayern lolos.

Ronaldo dengan tenang sukses mengeksekusi tendangan penalti.

Usai gol Ronaldo itu, sebenarnya Bayern punya peluang untuk menyamakan skor. Dalam posisi sulit, diapit pemain belakang Real Madrid, Alaba bisa melepaskan umpan crossing. Sayang Robben masih tak bisa menguasai bola yang didapatnya didepan gawang itu.

Di menit ke 12, Mario Gomez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola bisa diblok Casillas. Bola muntah bisa dikejar Ribery, tapi tembakan pemain asal Prancis itu melenceng.

Gol kedua Ronaldo berasal dari umpan Ozil di menit ke-14. Ozil memberikan umpan terobosan. Ronaldo tak terkawal dan menembakkan bola yang didapatkannya keras ke gawang. Goooll! Real Madrid 2, Bayern Munchen 0.

FC Hollywood Bayern Munchen berhasil membobol gawang Real Madrid di menit ke-27. Sama seperti gol pertama Madrid yang didapat dari titik putih, gol Bayern juga merupakan hadiah wasit.

Wasit menunjuk titik putih setelah Pepe yang menjatuhkan Mario Gomez ketika menunggu umpan crossing di mulut gawang. Pepe lalu diganjar kartu kuning.

Robben ditunjuk sebagai eksekutor. Eksekusi Robben keras ke kanan gawang Iker Casillas. Bola sempat membentur tiang agwang tapi tetap masuk. Real Madrid 2, Bayern Munchen 1, agregat 3-3.

Di babak kedua, tampak Real Madrid terus ditekan oleh pasukan Bayern. Penguasaan bol jauh dikuasai Gomez Cs.

Tapi meski ditekan, sesekali Madrid tetap punya penetrasi. Seperti yang didapt Benzema di menit ke-56. Benzema membawa bola ke sebelah kiri kotak pertahanan bayern. Tembakannya masih bisa ditepis Manuel Neuer.

Aksi individual Robben berhasil mengecoh Pepe. Tapi Casillas tak mudah untuk dikalahkan. Casillas berhasil mencuri bola dari kaki Robben pada duel di menit ke-66 itu.

Mourinho memasukkan Ricardo Kaka di menit ke-75 mennggantikan Di Maria.

Benzema berhasil menaklukkan Badstuber. Striker asal Prancis ini lalu menggiring bola mendekati kotak penalti. Ronaldo sudah menunggu di tengah kotak penalti. Crossing berbahaya dari Banzema berhasil diblok oleh Boateng.

Barisan bertahan Madrid pecah. Aksi Ribery, Robben dan Gomez membuat Sergio Ramos cs kocar-kacir. Ribery mengumpan ke Robben, dan pemain Belanda itu melanjutkannya ke Sergio Ramos. Sayang, Gomez terlalu lama menahan bola tak langsung menembak. Pemain Real Madrid buru-buru menutupnya. Peluang berbahaya di menit ke-86 itu mentah. Selama 90 menit, skor tetap 2-1. Pertandingan pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Madrid lebih mendominasi pada dua kali 15 menit perpanjangan waktu ini. Hanya saja peluang yang didapat tak ada yang bisa dikonversi untuk jadi gol. Alhasil pemenang diputuskan lewat drama adu penalti.

Berdasarkan hasil undian, Bayern mendapat giliran menendang lebih dulu. Bayern memulai dengan bagus karena penendang pertamanya, Alaba berhasil menjebol gawang. Real Madrid menunjuk Ronaldo sebagai penendang pertama. Sial bagi Real madrid, Ronaldo gagal karena tendangannya yang mengarah ke kanan bawah gawang Neuer berhasil di blok. Awal yang buruk.

Penendang kedua dari Bayern, Mario Gomez juga sukses. Tanda-tanda kekalahan Madrid mulai jelas saat Ricardo Kaka juga gagal. Arah tembakan Kaka sama persis dengan Ronaldo dan bisa diblok Neuer lagi. Selanjutnya Bayern menunjuk Badstuber sebagai penendang ketiga dan ia gagal. Dari Madrid, Xabi Alonso berhasil dan peluang Madrid agak terbuka karena berikutnya Lahm, kapten Bayern Munchen gagal mengeksekusi penalti.

Kedudukan pun imbang, tapi kegagalan Sergio Ramos membuat Madrid bersedih karena penendang keempat Bayern, Schweinsteiger berhasil. Madrid tersingkir di kandang sendiri.

Adu Penalti

Bayern
27 Alaba: Gol
33 Gomez: Gol
28 Badstuber: Gagal
21 Lahm: Gagal
31 Schweinsteiger: Gol


Madrid
7 Ronaldo: Gagal
8 Kaka: Gagal
14 Alonso: Gol
4 Ramos: Gagal


sumber
»»  Readmore..

Posted in | Leave a comment

Chelsea Lolos Ke Final Setelah Taklukkan Barcelona

Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti saat juara bertahan Liga Champions, Barcelona, tersingkir di semifinal, setelah sepuluh pemain Chelsea berjuang keras untuk memaksakan hasil imbang 2-2 di Camp Nou pada Selasa waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.


Chelsea, yang menang 1-0 pada semifinal pertama, mendapatkan kemenangan agregat 3-2 pada malam yang diisi dengan drama luar biasa, dimana klub Inggris tersebut mengejar ketinggalan setelah tertinggal 0-2 serta diusirnya kapten John Terry, untuk mencapai final bulan depan yang akan dihelat di Muenchen.


Barcelona terlihat akan meluncur menuju final setelah mendapat gol dari Sergio Busquets dan Andres Iniesta yang membuat mereka unggul 2-0 pada babak pertama, di mana Terry mendapat kartu merah karena pelanggarannya terhadap Alexis Sanchez.

Namun serangan balik super serta tendangan cungkil Ramires membuat Chelsea mengantungi keunggulan gol tandang, dan meski Barcelona menyerang dengan ganas, finalis 2008 tersebut mampu menahan gempuran-gempuran tersebut.


Pada "injury time", Fernando Torres yang lolos ke kotak penalti di saat Barcelona menekan Chelsea, mengecoh Victor Valdes, untuk membunuh harapan tim tuan rumah.

Babak pertama yang luar biasa memperlihatkan permainan disiplin Chelsea untuk membuat frustasi kubu Barcelona, yang terus-menerus menekan, meski mereka kehilangan Gary Cahill yang hanya bermain selama 12 menit karena cedera.

Cahill mendapat cedera lutut setelah berputar untuk merintangi serangan Barcelona pada menit keenam, dan berjuang keras untuk kembali tampil baik sebelum digantikan oleh Jose Bosingwa, dengan Branislav Ivanovic digeser ke posisi bek tengah.

Meski pertahanan Chelsea agak rapuh, Petr Cech mampu melakukan penyelamatan brilian dengan kakinya untuk menggagalkan peluang Messi pada menit ke-19, sebelum Terry meluncur untuk memblok bola rebound yang disambar Iniesta.

Di sisi lain, Chelsea sulit untuk menciptakan peluang dengan hanya mengandalkan Didier Drogba, yang juga mengalami hal serupa pada pertandingan pertama di Stamford Bridge sepekan silam, sendirian di lini depan.

Meski demikian, rasa cemas Barcelona terhadap ancaman bola-bola udara Chelsea sangat terlihat, dan mereka mendapat pukulan berat saat Victor Valdes berbenturan keras dengan Gerard Pique, yang membuat bek tersebut harus diganti.

Kini ini hanya merupakan persoalan waktu sebelum monopoli Barcelona terhadap penguasaan bola membuahkan hasil, dan gol yang dinantikan pun lahir pada menit ke-35, yang juga merupakan awal dari periode bencana bagi Chelsea.

Sundulan Drogba untuk membuang bola membuat bola jatuh ke kaki Dani Alves di pinggir lapangan, yang mengopernya pada Isaac Cuenca di sisi kiri, yang kemudian mengirimkan umpan melewati kotak penalti dan menemui Busquets yang tidak terkawal, untuk dikonversi menjadi gol.

Situasi semakin bertambah buruk bagi Chelsea dua menit kemudian dengan pelanggaran yang dilakukan Terry dan membuat dirinya diusir, sehingga Si Biru pun kehilangan salah satu bek tengah starternya.

Tidak lama kemudian rapuhnya lini belakang Chelsea kembali dieksplorasi, dan Barcelona mencetak gol kedua yang tampak seperti 'pukulan pembunuh' pada menit ke-43.

Penjagaan buruk dari Raul Meireles membuat Messi merangsek ke depan dan memberi umpan pada Iniesta, yang mengejutkan pertahanan Chelsea dan menaklukkan Cech, untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Camp Nou diliputi kegembiraan, namun hebatnya, Chelsea mampu membangkitkan harapan mereka melalui gol yang dicetak Ramires pada menit ke-45.

Lampard menyodorkan umpan menakjubkan kepada pemain Brazil yang berlari ke belakang empat bek Barcelona, dan ketika Valdes maju untuk menutup ruang geraknya, ia mencungkil bola ke gawang yang kosong untuk membuat babak pertama diakhiri dengan skor 2-1.

Gol Chelsea tersebut memberi beban pikiran pada Barcelona, namun tim Katalan tersebut segera melepaskan serangkaian serangan pada babak kedua.

Dan ketika Drogba menjatuhkan Cesc Fabregas untuk membuat Barcelona mendapat hadiah penalti, pertandingan terlihat akan menjadi milik Barca.

Kini Messi, pemain tersubur di Eropa musim ini dengan catatan 63 gol, gagal mencetak gol setelah eksekusi penaltinya membentur mistar gawang, dan Chelsea pun terlepas dari ancaman.

Namun pola permainan telah tercipta, dan apa yang terjadi pada 40 menit selanjutnya memperlihatkan bahwa Barcelona benar-benar menguasai tepi kotak penalti tim tamu.

Bagaimanapun juga, Chelsea mampu mempertahankan gawang mereka tidak kembali kemasukan, dengan bermain rapat dan tidak pernah membiarkan Messi, Xavi, dan Iniesta bergerak bebas dengan bola menuju posisi-posisi berbahaya.

Terlalu sering Barcelona mencoba membuat peluang dengan mengirim bola ke jantung pertahanan Chelsea, di mana para pemain Si Biru cukup tangguh menahan gempuran tersebut.

Messi kembali gagal mencetak gol, ketika tembakannya berhasil ditepis Cech dan kemudian membentur tiang gawang.

Kemudian di saat Barcelona terus menekan, Torres yang mendapat bola berlari sendiri di area pertahanan tuan rumah, dan mengecoh Valdes untuk mencetak gol penyelamat Chelsea.

Kemenangan ini berharga cukup mahal, sebab Ramires, Ivanovic, dan Meireles, masing-masing mendapat kartu kuning yang membuat mereka harus melupakan partai final.

Susunan pemain:
Barcelona : Valdes, Puyol, Pique (Alves 26'), Mascherano, Xavi, Busquets, Iniesta, Cuenca (Tello 67'), Messi, Sanchez, Fabregas (Keita 74')

Chelsea : Cech, Ivanovic, Cahill (Bosingwa 12'), Terry, Cole, Mikel, Meireles, Mata (Kalou 58'), Lampard, Ramires, Drogba (Torres 80')

sumber
»»  Readmore..

Posted in | Leave a comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...