Wow.. Ada Telur Dari Emas, Siapa Penciptanya..

Ada yang beda dengan tampilan google hari ini, ya.. Hari ini, tepatnya tanggal 30 Mei, merupakan hari ulang tahun Peter Carl Fabergé yang ke 166 dan diperingati oleh Google dengan memasang doodle logo Fabergé egg.


Peter Carl Fabergé adalah pengrajin telur Paskah Faberge, yaitu telur Paskah (easter egg) yang terbuat dari logam mulia (emas) dan batu permata.

Peter Carl Fabergé lahir tahun 1846 di Saint Petersburg, Rusia, dari pasangan Gustav Fabergé dan Charlotte Jungstedt. Bakat Peter sebagai pengrajin perhiaasan menurun dari sang ayah yang juga berprofesi sama. Semasa mudanya, Peter mendapat pendidikan yang selalu berkaitan dengan seni. Misalnya saat ia belajar di The Dresden Arts and Crafts School.


Tahun 1882, Peter mengambil alih perusahaan perhiasan milik ayahnya. Di tahun yang sama, Peter Carl Fabergé mendapat gelar Master Goldsmith. Hal ini memungkinkan Peter untuk membuat suatu karya dengan ciri khas tersendiri dan tidak terikat oleh perusahaan sang ayah. Peter tidak sendirian, ia bekerja sama dengan saudaranya sendiri, Agathon yang merupakan desainer perhiasan berbakat.


Awal mula pembuatan telur Paskah adalah ketika Peter mendapat tugas dari Tsar Alexander III untuk membuat sebuah Easter egg dengan rancangan tertentu sebagai hadiah untuk istrinya, Ratu Maria. Namun akhirnya Peter diberi kebebasan untuk merancang sendiri telur Paskahnya di tahun 1887.


Sejak saat itulah perusahaan Peter selalu memproduksi telur Paskah dengan desain-desain unik dan rumit dari berbagai macam bahan, mulai dari emas hingga permata, dan telur-telur itu akhirnya dikenal pula sebagai Fabergé egg.

Peter Carl Fabergé kemudian meninggal pada 24 September 1920, namun telur-telur paskah ciptaannya masih tetap dibuat dan selalu menjadi hadiah spesial pada perayaan Hari Paskah.



Easter Egg berasal dari tradisi kesuburan kaum Eropa dimana telur merupakan simbol musim semi. Di masa silam, di Persia, orang biasa saling menghadiahkan telur pada saat perayaan musim semi, yang bagi mereka juga menandakan dimulainya tahun yang baru.

Pada abad pertama kekristenan, tradisi ini sulit dihapus karena hari Paskah memang kebetulan jatuh pada setiap awal musim semi. Perayaan musim semi selalu dirayakan dengan meriah mengiringi kegembiraan meninggalkan musim dingin. Tumbuh-tumbuhan dan bunga mulai tumbuh dan bermekaran, dan suasana keceriaan seperti ini menjadi saat yang tepat untuk membagi-bagikan hadiah.


Membagikan telur pada hari Paskah akhirnya diterima oleh gereja selain untuk merayakan datangnya musim semi, juga karena telur memberikan gambaran/simbol akan adanya kehidupan. Dalam Kristen, telur mendapatkan makna religius, yaitu sebagai simbol makam batu dimana Yesus keluar menyongsong hidup baru melalui kebangkitan-Nya. Selain itu ada alasan yang sangat praktis menjadikan telur sebagai tanda istimewa Paskah, yaitu karena dulu telur merupakan salah satu makanan pantang selama Masa Prapaskah. Umat Kristen sejak awal telah mewarnai telur-telur Paskah dengan warna-warna cerah, meminta berkat atasnya, menyantapnya, serta memberikannya kepada teman dan sahabat sebagai hadiah Paskah.


Tradisi telur Paskah berkembang di antara bangsa Eropa Utara dan di Amerika Serikat. Namun di Eropa Selatan dan juga di Amerika Selatan, tradisi telur Paskah tidak pernah populer.

Hari ini Google memperingati ulang tahun Peter Carl Faberge yang ke 166 dengan memasang doodle dengan logo easter egg Faberge.



dari berbagai sumber

Artikel Terkait



This entry was posted in , . Bookmark the permalink.

Leave a reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...